Channel Media Berita Central Indonesia

Headline

Ekonomi & Bisnis

Politik

Peristiwa

Video

Senin, 12 April 2021

Balas Budi Jadi Alasan Jokowi Sematkan Nama Pangeran UEA di Tol Japek

Balas Budi Jadi Alasan Jokowi Sematkan Nama Pangeran UEA di Tol Japek


CMBC Indonesia - Presiden Jokowi yang diwakili Menteri Sekretaris Negara Pratikno meresmikan perubahan nama Jalan Tol Jakarta-Cikampek Layang menjadi Jalan Tol MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed.

MBZ Sheik Mohamed Bin Zayed adalah merupakan salah satu pangeran di Uni Emirat Arab (UEA).

Menurut Pratikno, perubuhaan nama ini merupakan penghormatan dari Indonesia ke UEA. Sebab, UEA telah menjadikan nama Presiden Joko Widodo sebagai nama jalan utama di UEA.

"Sebelumnya nama Jalan Presiden Jokowi telah dicanangkan di Abu Dhabi sebuah jalan di jalan utama yang strategis antara Abu Dhabi National Exhibition Center menuju komplek kedutaan. Ini adalah sebuah kehormatan bagi bangsa Indonesia yang diberikan oleh pemerintah UAE khususnya Syeikh Mohammad Bin Zayed, jadi itulah latar belakang perubahan nama ini," ujar Pratikno dalam peresmian, Senin (12/4/2021).

Selain itu, pemberian nama ini juga sebagai rasa terima kasih Indonesia ke UEA karena telah berhubungan erat selama 45 tahun ini.

"Perlu kami sampaikan hubungan diplomatik antara indonesia dengan UEA lebih dari 45 tahun tepatnya dari 1976," ucap dia.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahardian mengatakan, perubahan nama tersebut sesuai dengan Keputusan Menteri PUPR Nomor 147 Tahun 2021.

Ia melanjutkan, jalan tol layang tersebut telah dimulai pengerjaan konstruksinya pada 2017 tahun dengan panjang jalan 36,4 kilometer.

"Adapun kepadatan lalu lintas di jalur ini 200 ribu kendaraan per hari. Ini merupakan jalur uratnya di perekenomian indonesia, dan berada di kawasan industri dan pemukiman di timur Jakarta," ucap dia.

Hedy menambahkan, tujuan dibangunnya jalan tol layang ini untuk memecah kendaraan agar tak terjadi kemacetan panjang di Jalan Tol Japek.

"Kehadiran jalan layang telah menambah kapasitas jalan sekaligus memisahkan kendaraan jarak jauh dengan dekat, dan jadi salah satu solusi untuk kemacetan jakarta cikampek dan sebaliknya," pungkas dia.[sc]

China Akhirnya Ngaku Tingkat Efektivitas Vaksin Covid-19 Buatannya Rendah

China Akhirnya Ngaku Tingkat Efektivitas Vaksin Covid-19 Buatannya Rendah


CMBC Indonesia - Otoritas kesehatan China baru-baru ini mengakui bahwa vaksin Covid-19 buatan mereka memiliki efektivitas yang rendah. Pengakuan yang jarang terjadi itu dilontarkan oeh pejabat pengendalian penyakit tertinggi negara.

Kini pemerintah China sedang mempertimbangkan untuk mencampurkannya untuk mendapatkan dorongan. Demikian seperti dilansir dari AP News.

Vaksin China "tidak memiliki tingkat perlindungan yang sangat tinggi," kata direktur Pusat Pengendalian Penyakit China, Gao Fu, pada konferensi hari Sabtu di kota barat daya Chengdu.

Seperti diketahui pemerintah daerah Beijing telah mendistribusikan ratusan juta dosis ke luar negeri sambil mencoba mendorong keraguan tentang keefektifan vaksin Pfizer-BioNTech yang dibuat menggunakan proses messenger RNA, atau mRNA, eksperimental sebelumnya.

“Sekarang dalam pertimbangan formal apakah kami harus menggunakan vaksin yang berbeda dari jalur teknis yang berbeda untuk proses imunisasi,” kata Gao.

Pejabat pada konferensi pers hari Minggu tidak menanggapi secara langsung pertanyaan tentang komentar Gao atau kemungkinan perubahan dalam rencana resmi. Tetapi pejabat CDC lainnya mengatakan pengembang sedang mengerjakan vaksin berbasis mRNA.

Gao tidak menanggapi panggilan telepon yang meminta komentar lebih lanjut.

“Vaksin mRNA yang dikembangkan di negara kami juga telah memasuki tahap uji klinis,” kata pejabat tersebut, Wang Huaqing. Dia tidak memberikan garis waktu untuk kemungkinan penggunaan.

Para ahli mengatakan mencampurkan vaksin, atau imunisasi berurutan, dapat meningkatkan efektivitas. Para peneliti di Inggris sedang mempelajari kemungkinan kombinasi Pfizer-BioNTech dan vaksin AstraZeneca tradisional.

Pandemi virus corona, yang dimulai di China tengah pada akhir 2019, menandai pertama kalinya industri obat China berperan dalam menanggapi keadaan darurat kesehatan global.

Vaksin yang dibuat oleh Sinovac, sebuah perusahaan swasta, dan Sinopharm, sebuah perusahaan milik negara, telah menjadi mayoritas dari vaksin China yang didistribusikan ke beberapa lusin negara termasuk Meksiko, Turki, Indonesia, Hongaria, Brasil dan Turki.

Efektivitas vaksin Sinovac dalam mencegah infeksi gejala ditemukan serendah 50,4 persen oleh para peneliti di Brasil, mendekati ambang batas 50 persen di mana para ahli kesehatan mengatakan vaksin itu berguna. Sebagai perbandingan, vaksin Pfizer-BioNTech terbukti 97% efektif.

Pakar kesehatan mengatakan vaksin China kemungkinan tidak akan dijual ke Amerika Serikat, Eropa Barat dan Jepang karena kerumitan proses persetujuan.

Seorang juru bicara Sinovac, Liu Peicheng, mengakui berbagai tingkat keefektifan telah ditemukan tetapi mengatakan hal itu dapat disebabkan oleh usia orang dalam sebuah penelitian, jenis virus dan faktor lainnya.

Beijing belum menyetujui vaksin asing untuk digunakan di China.

Gao tidak memberikan rincian kemungkinan perubahan dalam strategi tetapi menyebut mRNA sebagai kemungkinan.

“Setiap orang harus mempertimbangkan manfaat vaksin mRNA bagi umat manusia,” kata Gao. “Kita harus mengikutinya dengan hati-hati dan tidak mengabaikannya hanya karena kita sudah memiliki beberapa jenis vaksin.”

Gao sebelumnya mempertanyakan keamanan vaksin mRNA. Dia dikutip oleh Kantor Berita resmi Xinhua mengatakan pada bulan Desember dia tidak dapat mengesampingkan efek samping negatif karena digunakan untuk pertama kalinya pada orang sehat.

Media pemerintah China dan blog kesehatan dan sains populer juga mempertanyakan keamanan dan efektivitas vaksin Pfizer-BioNTech.

Pada 2 April, sekitar 34 juta orang di China telah menerima kedua dosis yang diperlukan untuk vaksin China dan sekitar 65 juta menerima satu, menurut Gao.

Juru bicara Sinovac, Liu, mengatakan penelitian menemukan perlindungan "mungkin lebih baik" jika waktu antara vaksinasi lebih lama dari 14 hari saat ini tetapi tidak memberikan indikasi yang mungkin dijadikan praktik standar.[sc]

Ada Maksud Terselubung Elit Parpol dan Pejabat Rajin Sowan ke Gibran?

Ada Maksud Terselubung Elit Parpol dan Pejabat Rajin Sowan ke Gibran?


CMBC Indonesia - Sejumlah pimpinan dan elit partai politik (parpol) rajin mengunjungi atau sowan ke Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka setelah dilantik akhir Februari lalu.

Pimpinan parpol itu antara lain Fahri Hamzah (Parta Gelora), Muhaimin Iskandar (PKB), Ahmad Muzani (Partai Gerindra), dan Giring Ganesha (PSI).

Sedangkan sejumlah pejabat pusat yang juga sowan ke putra sulung Presiden Joko Widodo itu salah satunya Komisaris PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Pengamat politik Universitas Sebekas Maret (UNS) Solo, Agus Riewanto, menilai wajar ketika banyak politikus nasional berdatangan setor muka kepada Gibran. Sebab mereka berharap melalui Gibran bisa dikenal dan masuk ke jejaring kekuasaan di Istana.

“Dari Presiden bisa mendekat ke parpol lain. Jadi ini cara parpol atau politikus untuk menyisir, mendekat ke Istana,” ujar dia dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com, Senin (12/4/2021).

Agus mengatakan Gibran dianggap sebagai representasi politikus masa depan. Bisa jadi bapak dua anak ini akan menguasai panggung politik nasional.

“Soal jadi presiden atau enggak itu urusan lain. Tapi dia dianggap representasi politikus masa depan,” urai dia.

Lalu dengan berbagai pertemuan itu, apa keuntungan yang didapatkan Kota Solo?

"Buat saya dinilai positif-positif saja ya. Paling tidak Solo menjadi kota populer karena orang semakin mengenal," paparnya.

"Kemudian efeknya ke ekonomi, jadi kota destinasi dan perekonomian tumbuh, UMKM naik dan banyak dikunjungi orang. Itu-itu saja saya rasa," tegas Agus.[sc]

Geisz Chalifah: Komisaris Ngurus Penceramah Itu OD

Geisz Chalifah: Komisaris Ngurus Penceramah Itu OD

CMBC Indonesia - Aktivis media sosial, Geisz Chalifah turut buka suara terkait isu yang belakangan hangat diperbincangkan masyarakat.

Ia diduga menyindir Komisaris Independen PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni), Dede Budhyarto yang tengah menjadi sorotan.

Geisz Chalifah yang aktif di media sosial itu menuturkan bahwa dirinya juga diminta untuk menjadi seorang Komisaris.

Seperti diketahui, pria pemilik akun Twitter @GeiszChalifah itu merupakan Komisaris Ancol.

Ia mengaku bahwa dirinya telah lulus tahap seleksi yang dilakukan panitia seleksi (pansel) yang merupakan orang-orang hebat.

“Gue juga DIMINTA untuk Jadi Komisaris & lulus melalui pansel yg pengujinya para orang hebat,” tulisnya sebagaimana dikutip pada Senin, 12 April 2021.

Ia pun menegaskan bahwa hasil seleksi tersebut dapat langsung dikonfirmasikan pada para pengujinya.

“Bisa di konfirmasi ke para pengujinya. Dgn hasil Memuaskan,” tuturnya.

Geisz Chalifah lantas menjelaskan bahwa sebagai komisaris, dirinya tidak mengurusi ihwal isu radikalisme.

Menurut penuturannya, hal yang harus diperhatikan sebagai seorang komisaris yakni memastikan tidak adanya karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Dan yg gue urus bukan soal radikal radikul, yg gue urus salah satunya: jgn sampai ada PHK,” katanya.

Geisz Chalifah pun menyemprot para komisaris yang mengurusi penceramah dengan sebutan khas miliknya, OD atau Otak Dangkal atau Otak Dikit.

“Komisaris ngurus penceramah itu OD,” tutur Geisz Chalifah dalam cuitan yang sama.

Banyak pihak yang menduga cuitan tersebut menyindir polemik yang terjadi di PT Pelni.

Pasalnya, PT Pelni baru-baru ini membatalkan sejumlah kajian Ramadhan dan mencopot sejumlah karyawannya yang menjadi panitia dalam acara tersebut.***

Digerebek Polisi, Penjual Jamu Sembunyikan Miras di Kolong Jembatan

Digerebek Polisi, Penjual Jamu Sembunyikan Miras di Kolong Jembatan


CMBC Indonesia - Jelang Bulan Suci Ramadan, kepolisian terus menggelar razia di berbagai tempat penjualan minuman keras (Miras).

Seperti yang dilakukan kepolisian di Tasikmalaya. Mereka terus melakukan razia baik itu di tempat hiburan malam maupun di tempat penjual miras.

Uniknya, penjual miras di Tasikmalaya menyembunyikannya miras di kandang ayam, ada pula berkedok kios jamu hingga kolong jembatan digunakan sebagai tempat penyimpanan minuman haram tersebut.

Namun, pihak kepolisian tak kehabisan cara untuk mengungkap peredaran minuman beralkohol tersebut.
Seperti halnya yang dilakukan Polsek Indihiang Polres Tasikmalaya Kota yang mengungkap tempat penyimpan miras di sekitar Simpang 4 Jalan Gunung Sabeulah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya.
Dalam penggerebekan ini, kepolisian menemukan pemilik miras menyimpan miras di bawah kolong jembatan.

"Kami mendapat informasi ada transaksi miras di sekitar jembatan Simpang Gunung Sabeulah. Kami kemudian menyelidiki dan melakukan penggerebekan," ujar Kapolsek Indihiang Kompol Didik Rohim Hadi dilansir dari Ayobandung.com- jaringan Suara.com, Senin, (12/4/2021).

Menurut Didik, semula pihaknya mendapat laporan jika salah satu kios jamu di sekitar Gunung Sabeulah kerap menjual miras. Pihaknya kemudian melakukan penggeledahan dan mendapati belasan botol minuman beralkohol berbagai merek.

"Awalnya si penjual jamu tidak mengaku menjual miras, tapi setelah kami temukan barang bukti akhirnya mengaku sebagai pemilik miras," ucapnya.

Ia menuturkan, semua barang bukti miras berikut pemiliknya diamankan ke Mapolsek Indihiang. "Kami sita belasan botol miras dan pemiliknya diberikan pembinaan," kata dia.[sc]

Kontroversi Lia Eden: Titisan Bunda Maria, Sebut Ahok Reinkarnasi Hanoman

Kontroversi Lia Eden: Titisan Bunda Maria, Sebut Ahok Reinkarnasi Hanoman

CMBC Indonesia - Lia Aminuddin atau yang banyak dikenal sebagai Lia Eden, dikabarkan meninggal dunia, pada Jumat, (9/11/2021).

Wanita kelahiran Surabaya, 21 Agustus 1947 tersebut diketahui meninggal pada usia 73 tahun.

Seperti diketahui Lia Eden merupakan pemimpin ajaran Salamullah, yang dulu dikenal sebagai sekte Kerajaan Tuhan (God'd Kingdom Eden).

Dirinya dikenal kontroversial setelah menyebarluarkan kepercayaannya.

Mulai dari klaim titisan Bunda Maria, konsumsi babi halal, hingga pernah percaya UFO akan mendarat di Monas.

Kabar kematian Lia Eden pertama kali diunggah oleh Instagram Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (Sejuk), namun kini unggahan tersebut telah dihapus.

Instagram @kabarsejuk, membagikan kabar duka tersebut pada Minggu, (11/4/2021).

Berikut sederet kontroversinya:

Lia Eden terkenal kontroversial lantaran aliran kepercayaan yang dibagikannya menganut tiga agama samawi yakni Yudaisme, Kekristenan dan Islam.

Dan menyatukan dengan agama-agama besar lainnya termasuk Buddhisme, Jainisme, dan Hindu, dikutip dari Wikipedia.

Awal mula pada tahun 1997, Lia Eden mengaku mendapat wahyu dari malaikat Jibril, hal tersebutlah yang menjadi dasar ajarannya saat ini.

Ia yang terlahir memeluk agama Islam kemudian mempelajari berbagai agama lain atau secara paranealis.

Lantas pada pertengahan tahun 2000, Lia Eden mendeklarasikan agama Salamullah.

Dia secara kontroversial mengaku sebagai titisan Bunda Maria dan ditugaskan Jibril untuk mengabarkan kedatangan Yesus Kristus ke muka bumi.

Lia meyakini para pengikutnya yang tergabung dalam Komunitas Eden bahwa dirinya adalah seorang Imam Mahdi, sosok yang diyakini akan menghancurkan kezaliman di akhir zaman.

Lia Eden mengklaim diri sebagai titisan Bunda Maria sekaligus menyatakan putranya, Ahmad Mukti, sebagai Yesus Kristus.

Selain itu kontroversi ajarannya yakni menyatakan shalat dalam dua bahasa sah.

Juga mengkonsumsi babi adalah halal, mengadakan ritual penyucian seperti menggunduli kepala hingga membakar tubuh atau kremasi.

Dikutip dari TribunBali.com, bahkan Lia Eden juga sempat menyebut tokoh-tokoh penting di Indonesia sebagai reinkarnasi dari karakter-karakter dari legenda.

Sebut saja Ahok yang sempat disebut adalah reinkarnasi dari Hanoman dan Sun Go Kong.

Tak hanya Ahok, Lia Eden juga menyebut Jokowi adalah reinkarnasi Krishna.

Lia Eden juga sempat gembar-gembor soal UFO dan akhir zaman yang akan terjadi di tahun 2015.

Dan dikutip dari Intisari, kontroversi lainnya yakni pernah mengatakan akan melawan Ratu Pantai Selatan Nyi Roro Kidul.

Melalui salat berjamaah selama 45 menit bersama jemaah Salamullah, Lia Eden sebut ingin membinasakan Nyi Roro Kidul, yang menurutnya merupakan lambang kemusyrikan.

Lia sendiri mengaku memiliki kemampuan untuk menyembuhkan orang sakit. Sebuah kemampuan yang diperolehnya setelah dia shalat Tahajud.

Lia Eden juga pernah menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam surat tersebut Lia mengatakan Tuhan tengah membongkar kejahatan di kepolisian di mana kejahatan tersebut akan terbalas di hari penghakiman.

"Sungguh, di hari penghakiman ini tak ada dosa yang akan dibiarkan Tuhan tak terbalas. Perilaku tak terpuji Kepolisian merupakan jalan lebar untuk melakukan pembalikan kepada Kepolisan," ujar Lia Eden, dalam suratnya kepada Presiden Joko Widodo tertanggal 25 Mei 2015. []

Blak-blakan Yayasan Harapan Kita: Tak Pernah Dibantu Pemerintah tapi Jadi Penyetor Pajak Terbesar

Blak-blakan Yayasan Harapan Kita: Tak Pernah Dibantu Pemerintah tapi Jadi Penyetor Pajak Terbesar

GELORA.CO - Keputusan pemerintah untuk mengambil alih pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ditanggapi Yayasan Harapan Kita.

Yayasan yang sebelumnya telah mengelola 'warisan' Tien Soeharto ini memastikan telah memberikan banyak kontribusi kepada negara.

"Sebagai pengelola barang milik negara, Yayasan Harapan Kita tetap membayar pajak bumi dan bangunan yang berdasarkan regulasi yang mengatur kewajiban PBB," kata Sekretaris Yayasan Harapan Kita, Tria Sasangka Putra di TMII, Jakarta Timur, Minggu (11/4).

Pembayaran PBB tetap dilakukan TMII sebagai bentuk kontribusi kepada negara. Padahal bila mengacu aturan yang ada, TMII adalah barang milik negara yang masuk dalam pengecualian untuk membayar pajak.

Tak cuma soal membayar pajak, Yayasan yang telah mengelola selama 44 tahun itu memastikan tidak pernah menggunakan anggaran negara dalam mengelola TMII.

"Pendanaannya dibiayai langsung oleh Yayasan Harapan Kita tanpa bantuan anggaran dari pemerintah," jelasnya.

Selama mengelola TMII, Yayasan Harapan Kita tidak pernah mengajukan kebutuhan anggaran kepada negara. Kebutuhan, baik untuk pembangunan fasilitas, perbaikan, hingga perawatan menggunakan dana yayasan.

"Hal itu sesuai dengan Keppres 51/1977. Sehingga dengan demikian, Yayasan Harapan Kita tidak pernah membebani dan merugikan keuangan negara," lanjutnya.

Di sisi lain, Direktur Utama TMII, Achmad Tanribali Lamo menepis tudingan bahwa TMII tidak pernah menyetor kepada negara. Sebaliknya, taman rekreasi miniatur Indonesia tersebut justru menjadi salah satu pembayar pajak terbesar.

"Paling besar di TMII itu pajak tontonan (pajak hiburan), selain PPh 21, PPh 25, dan sebagainya," ujar Tanribali.

Ia mengatakan, TMII membayarkan pajak hiburan sebesar Rp 9,4 miliar di tahun 2018. Di tahun 2019, nilai pajak hiburan yang disetor TMII sebesar Rp 9,7 miliar. Sedangkan tahun 2020, pajak hiburan yang disetor mengalami penurunan lantaran pandemi. Jumlahnya sebesar Rp 2,6 miliar.

"Terjadi penurunan karena pandemi Covid-19, ini membuat penurunan luar biasa bagi aktivitas di TMII, sehingga program kerja kita juga laksanakan perubahan. Hampir 60 persen kegiatan di TMII kita hilangkah karena Covid-19," tandas Tanribali. []

Asyik Selfie, Warga Ciamis Tewas Tenggelam Bersama Motornya di Teluk Penyu

Asyik Selfie, Warga Ciamis Tewas Tenggelam Bersama Motornya di Teluk Penyu

CMBC Indonesia - Nasib nahas dialami seorang wisatawan di Pantai Teluk Penyu, Cilacap. Dia tewas tenggelam bersama motornya di lokasi pemecah ombak pantai itu, Minggu (11/4/2021) pagi.

Kejadian itu ramai diperbincangkan di media sosial, termasuk diunggah akun @warung_jurnalis. Akun itu menungah detik-detik sang pemotor tercebur dan tenggelam.

Dalam video itu, terlihat korban yang berasal dari Ciamis mengendarai motor sembari berjalan pelan. Namun beberapa meter jelang ujung pemecah ombak, dia terpelanting ke sisi kanan bersama motornya.

"Diduga korban tenggelam karena motornya terpeleset saat hendak berswafoto di atas pemecah ombak," tulis salah satu keterangan dalam unggahan itu.

Usai pemotor itu tenggelam, kepanikan langsung melanda sang perekam video yang terdengar bertanya-tanya dengan kejadian itu.


Unggahan itu juga menjelaskan, satu regu langsung diterjunkan untuk melakukan pencarian beserta peralatan lengkap di air seperti Rubber Boat, Alat Selam, Rescue Car, dan sebagainya.

Korban ditemukan dengan keadaan meninggal dunia usai tenggelam sedalam 6 meter dan selanjutnya dievakuasi ke RSUD Cilacap untuk penanangan lebih lanjut.

Sontak saja, kejadian itu langsung mendapat tanggapan dari warganet. Sebagian besar menyayangkan aksi yang berujung maut tersebut.

"Mau maghrib bukannya balik malah selfie. Turut berduka untuk keluarga yang ditinggalkan," tulis @areyy****.

"Astaghfirullahaladzim ngapaiin sih foto di situ," tambah @emmafatimah_a*****.

"Sudah tiba ajalnya," timpal @sambal_j******

[sc]

Isu Reshuffle Mencuat Usai Jokowi-Megawati Bertemu, Ini Kata PDIP

Isu Reshuffle Mencuat Usai Jokowi-Megawati Bertemu, Ini Kata PDIP


CMBC Indonesia - Isu kocok ulang kabinet atau reshuffle kembali mencuat seiring usulan Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk meleburkan Kemenristek menjadi satu di bawah Kemendikbud dan pembentukan Kementerian Investasi disetujui Dewan Perwakilan Rakyat.

Ditambah adanya kabar soal pertemuan Jokowi dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Menjawab kabar tersebut, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, bahwa Jokowi memang bertemu Megawati sekitar 10 hari lalu. Namun Hasto tidak menegaskan bahwa pertemuan itu dikhususkan untuk membahas persoalan penggantian menteri.

"Pertemuan secara rutin dan periodik dilakukan kedua pemimpin membahas tentang bangsa dan negara, berbagai persoalan-persoalan yang sifatnya fundamental dan strategis dan akan menentukan perbaikan nasib rakyat dan bangsa dan negara ke depan," kata Hasto dalam keterangannya, Senin (12/4/2021)

Sementara itu terkait ada tidaknya kocok ulang kabinet, Hasto mengatakan bahwa hal itu sepenuhnya menjadi hak prerogatif Jokowi. Ia berujar PDI Perjuangan di bawah kepemimpinan Megawati selalu mengajarkan para kader untuk taat pada aturan main dalam berpolitik.

Karema itu, lanjut Hasto PDI Perjuangan menyikapi isu reshuffle tersebut dengan menyerahkan dan mempercayakan sepenuhnya sesuai kehendak Jokowi.

"PDI Perjuangan oleh Ibu Megawati itu diajarkan berpolitik dengan taat pada aturan main, tata pemerintahan yang baik. Terkait dengan reshuffle itu kan yang memiliki hak prerogatif adalah presiden," kata Hasto.[sc]

Bertambah, Korban Gas Beracun di Aceh Timur Jadi 20 orang

Bertambah, Korban Gas Beracun di Aceh Timur Jadi 20 orang


CMBC Indonesia - Warga Aceh Timur yang dirawat akibat keracunan gas bertambah jadi 20 orang. Mereka diduga keracunan Sumur Alue Siwah-11 milik PT Medco E&P Malaka.

"Total pasien yang dirawat menjadi 20 orang. Mereka dirawat di beberapa rumah sakit di Aceh Timur maupun Banda Aceh," kata Kepala Dinas Kesehatan Aceh Timur Sahminan, dilansir Antara, Senin (12/4/2021).

Korban dirawat di RSUD Zubir Mahmud Aceh Timur bertambah lima orang menjadi 18 orang.

Sedangkan pasien dirawat di RSU Graha Bunda Idi satu orang. Korban yang dirujuk dan dirawat di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh sebanyak satu orang.

Sebelumnya, puluhan warga di Desa Panton Rayeuk T, Banda Alam, Aceh Timur, diduga terhirup gas beracun, pada Jumat (9/4/2021).

320 Orang Mengungsi

Sementara itu, BPBD Aceh menyebut, pengungsi akibat dampak gas beracun mencapai 302 orang.

"Ke-302 pengungsi itu berasal dari tiga dusun di Desa Paton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur," kata BPBD Aceh Timur Ashadi.

Ia mengatakan, 170 orang dari Dusun Bukit Mamplan, Dusun Bukit Panyang mencapai 122 orang dan dari Dusun Seunebok Tuha sebanyak 10 orang.

"Mereka mengungsi ke Kantor Camat Banda Alam Desa Panton Rayeuk M untuk menghindari keracunan gas. Kami menyiapkan dua unit tenda dan ambal di lokasi pengungsi," ujarnya.

Semua pengungsi tertangani dan sampai saat ini kondisi aman terkendali. Namun, dirinya belum dapat memastikan kapan warga akan kembali ke rumahnya.

Kepala Dinas Sosial Aceh Timur Elfiandi mengatakan, pihaknya telah membuka dapur umum sejak hari pertama mengungsi di lokasi pengungsian.

"Untuk logistik pengungsi aman, seluruh pengungsi tertangani seluruhnya," kata Elfiandi.[sc]

Baru Diziarahi Pagi Hari, Bunga di Makam Hilang Saat Siang Diduga Dicuri

Baru Diziarahi Pagi Hari, Bunga di Makam Hilang Saat Siang Diduga Dicuri

CMBC Indonesia - Salah seorang warganet pengikuti akun @soloinfo mencurahkan keresahannya saat mengunjungi makam leluhurnya menjelang bulan Ramadan. Ketika datang di siang hari, pria ini terkejut dengan kondisi makam yang kosong tanpa bunga padahal baru diziarahi adiknya di pagi hari. 

Setelah melakukan konfirmasi kepada adiknya, pria ini menyadari jika bunga yang dibawa oleh sang adik pagi sebelumnya hilang sebelum siang. Diduga dicuri, pria ini menjadi resah dengan hal tersebut. Pasalnya belum satu hari sejak bunga ditabur beringan dengan doa, sudah hilang entah kemana. 

Dalam unggahannya, akun @soloinfo membagikan potret kondisi makam yang diambil pada dua waktu yakni pagi dan siang hari. Pada kolom keterangannya, berisi curhatan dari warganet selaku ahli waris dari pemilik makam tersebut. Diceritakan, bahwa ia dan adiknya sempat ingin pergi nyekar atau berziarah menjelang Ramadan bersama-sama. 

Berhubung ada pekerjaan, akhirnya adiknya pergi untuk nyekar terlebih dahulu sementara ia akan datang lebih siang. Foto di sisi kiri, menunjukkan adiknya yang sedang ziarah pada sekitar jam 8 hingga 9 pagi dengan menaburkan bunga mawar merah di atas makam. 

Sementara foto di sisi kanan menunjukkan kedatangan pria ini ke makam sekitar pukul 11:30 sudah tidak ada bunga lagi. Hanya tinggal sisa-sisa kelopak bunga yang tidak seberapa. Awalnya pria ini sempat berfikir apa adiknya tidak jadi nyekar pada pagi harinya. 

Setelah dikonfirmasi, ternyata adiknya jadi pergi nyekar dengan menunjukkan foto tengah menyentuh kepala nisan dan ada banyak bunga bertabur di tengah makam. Meski hanya sekedar bunga, namun pria ini menilai jika diambil dari tempatnya sudah bisa disebut sebagai pencurian. 

"Saya tau yang penting DOAnya, cuma mbok ya dihargai jangan diambil gitu kembangnya," tulis akun @soloinfo dalam keterangannya. 

Meski yang dinilai penting adalah doa yang dipanjatkan sampai kepada pemilik makam, namun ia juga meminta agar bunga yang ditaburkan dihargai keberadaannya. Sejak diunggah Minggu (11/4/2021), potret kondisi makam yang kehilangan bunganya tersebut sudah disukai lebih dari 3000 pengguna Instagram dan beberapa berkomentar. 

"Besok kalo beli kembang coba tanya ke penjual, mas mbak ini kembang baru apa second gitu," komentar akun @andrik****.

"Perasaan ku wanyel sih, udah beli pake uang sendiri terus diambil orang," komentar akun @dhilamif****.

"Penting dongane wae bos, ikhlaskan. Allah Maha Tahu dan Maha Adil," tanggapan akun @karti*****.

Sementara akun @didik_arumansyah***** mengatakan, "Coba tanya aja sama orang yang jaga di sana mungkin dibersihin pas kena angin mocar macir dibersihkan atau apa positif tingking aja."[sc]

Anies Puncaki Bursa Pilpres, Pakar: Warning Bagi Pesaing

Anies Puncaki Bursa Pilpres, Pakar: Warning Bagi Pesaing

CMBC Indonesia - Kepala Pusat Penelitian Politik LIPI Firman Noor mengatakan, posisi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memuncaki elektabilitas survei calon presiden (capres) menjadi peringatan bagi tokoh yang berencana tampil pada 2024. Sebab, Anies sudah memiliki posisi yang melegakan meski hasil berbagai survei menunjukkan elektabilitas yang fluktuatif.

“Ini sebenarnya warning bagi para pesaing. Apalagi, Anies belum fokus dan betul-betul memanaskan mesin di pertarungan pilpres,” kata dia kepada Republika, Ahad (11/4).

Selain belum fokus, ia mengatakan, Anies juga belum mendapat keuntungan dari partai pendukung. “Partai pendukungnya belum jelas siapa juga. Tapi, bagi pendukung Anies nantinya, Anies akan dipandang bisa memberikan bukti dia bisa menjadi tokoh yang memiliki nilai,” kata dia.

Menurut dia, Anies memiliki prestasi dan sikap sebagai pemimpin alternatif setelah dua periode Presiden Joko Widodo (Jokowi). Anies menjadi pilihan alternatif dari luar pemerintahan yang dinilai kurang memuaskan oleh banyak pihak.

Firman mengatakan, elektabilitas Anies yang baik juga karena gubernur DKI itu memiliki rekam jejak yang baik dan kerap tampil menjadi perhatian publik. Hal itu berbeda dengan tokoh lain yang juga kerap tampil tetapi tidak bisa mencuri perhatian publik.

Namun, Firman mengatakan, masih sangat panjang menuju Pilpres 2024. Hasil survei sekarang ini masih sangat fluktuatif meski dapat menjadi acuan. “Saya kira, sebagai bahan masukan untuk waktu dekat sih masih oke. Tapi, ini masih fluktuatif dan masih jauh,” kata dia.

Pada masa mendatang, masih mungkin muncul survei lain dengan nama tokoh berbeda yang berada di puncak elektabilitas. “Saya kira memang sudah sejak lama Anies masuk tiga atau lima besar nama di 2024. Ini bukan sesuatu yang istimewa,” kata dia.

Dalam survei terbaru Indonesia Political Opinion (IPO), Anies mencatat elektabilitas tertinggi sebesar 15,8 persen. Angka tersebut di atas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan elektabilitas 12,6 persen dan Sandiaga Uno dengan 9,55 persen. []

Yayasan Harapan Kita: Kami Tak Pakai Uang Negara Kelola TMII Selama 44 Tahun!

Yayasan Harapan Kita: Kami Tak Pakai Uang Negara Kelola TMII Selama 44 Tahun!


CMBC Indonesia - Yayasan Harapan Kita buka suara perihal pengambilalihan pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) oleh negara. Yayasan Harapan Kita menegaskan selama 44 tahun mengelola TMII tidak pernah menggunakan anggaran negara.

"Pendanaannya dibiayai langsung oleh Yayasan Harapan Kita tanpa bantuan anggaran dari pemerintah," kata Sekretaris Yayasan Harapan Kita Tria Sasangka Putra dalam jumpa pers di TMII, Jakarta Timur, Minggu (11/4/2021).

Tria mengatakan, selama mengemban tugas mengelola TMII, Yayasan Harapan Kita tidak pernah mengajukan kebutuhan anggaran kepada negara. Yayasan Harapan Kita, lanjutnya, menanggung segala kebutuhan untuk TMII.

"Yayasan Harapan Kita sebagai penerima tugas negara tidak pernah mengajukan atau meminta kebutuhan anggaran dari pengelolaan TMII kepada negara atau pemerintah sesuai amanat Keppres No 51 Tahun 1977. Tentunya tidak selamanya pemasukan yang diperoleh badan pelaksana pengelola TMII dapat mencukupi kebutuhan operasional TMII ini," tuturnya.

Tria juga menegaskan perbaikan, pembangunan fasilitas baru, perawatan, hingga pelestarian TMII merupakan kontribusi Yayasan Harapan Kita kepada negara. Semua itu, kata dia, langsung menjadi milik negara, bukan milik Yayasan Harapan Kita.

"Yayasan Harapan Kita selalu memberikan bantuan kepada TMII yang termasuk membiayai secara mandiri peningkatan, pengembangan TMII sesuai dengan Keppres Nomor 51 Tahun 1977. Sehingga dengan demikian Yayasan Harapan Kita tidak pernah membebani dan merugikan keuangan negara," ungkap Tria.

Lebih lanjut, Tria juga mengungkapkan bahwa selama ini Yayasan Harapan Kita juga membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) TMII, meskipun berdasarkan peraturan yang ada, barang milik negara tidak diwajibkan membayar pajak tersebut.

"Sebagai pengelola barang milik negara, Yayasan Harapan Kita tetap membayar pajak bumi dan bangunan yang berdasarkan regulasi yang mengatur kewajiban PBB, terhadap barang milik negara sebenarnya dikecualikan untuk membayar PBB," pungkas Tria. (*)

Said Didu Berharap Erick Thohir Masih Ingin BUMN Dikelola dengan Akhlak

Said Didu Berharap Erick Thohir Masih Ingin BUMN Dikelola dengan Akhlak


CMBC Indonesia - Pencopotan pejabat di PT Pelni usai membuat kepanitiaan acara pengajian Ramadhan karena diangga terdapat unsur radikalisme terus mendapat tentangan dari masyarakat Indonesia.

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu salah satu yang menyayangkan hal tersebut. Bahkan dia mengungkit lagi keinginan Menteri BUMN Erick Thohir yang ingin agar BUMN dikelola dengan akhlak.

“Berharap agar Bapak Menteri BUMN Erick Thohir masih berpegang pada harapan bapak bahwa BUMN harus dikelola dengan akhlak,” tuturnya, Minggu (11/4).

Said Didu berharap agar Erick Thohir memerintahkan pimpinan PT Pelni untuk mencabut sanksi kepada para karyawan. Sebab apa yang hendak dilakukan bukan pelanggaran dan sebatas ingin melakukan pengajian di bulan suci Ramadhan.

“Saat banyak BUMN yg sedang menghadapi persoalan, mohon perkenan Bapak menertibkan pimpinan dan karyawan BUMN yang menghalangi umat islam di BUMN dalam menjalankan ibadah dan syiar islam demi ketenangan dan kemajuan BUMN,” tekannya.

Kebijakan manajemen Pelni yang mencopot pegawai yang hendak menggelar pengajian Ramadhan tersiar dalam kicauan Komisaris PT Pelni, Dede Budhyarto.

Lewat akun @kangdede78, Dede mengatakan pencopotan ini sebagai pelajaran sekaligus warning kepada seluruh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Selain itu pejabat yg terkait dgn kepanitiaan acara tsb telah DICOPOT. Ini pelajaran sekaligus WARNING kpd seluruh BUMN, jangan segan-segan MENCOPOT ataupun MEMECAT pegawainya yg terlibat radikalisme. Jangan beri ruang sdktpun, BERANGUS,” tulisnya.

Dia menekankan bahwa acara pengajian Ramadhan itu belum mendapatkan izin dari direksi, menjadi alasan pembatalan dilakukan.

“Panitia menyebarkan info terkait pembicara Ramadhan belum ada ijin dari Direksi. Oleh sebab itu kegiatan tsb DIBATALKAN,” tambah Dede. (*)

Bakal Lengser 2024, Pengamat: Ngapain Jokowi Pencitraan Bagi-bagi Jaket

Bakal Lengser 2024, Pengamat: Ngapain Jokowi Pencitraan Bagi-bagi Jaket

CMBC Indonesia - Presiden Joko Widodo seharusnya sudah tidak lagi melancarkan politik pencitraan dalam menjalankan pemerintahan di akhir periodenya sebagai RI 1.

Hal itu disampaikan pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam menanggapi sikap Jokowi yang memberikan jaket saat berkunjung di lokasi bencana yang menimbulkan kerumunan orang.

"Untuk apa Jokowi terus-menerus pencitraan dengan membagikan jaket kepada masyarakat? Saya kira tidak perlu, karena sebentar lagi masa jabatannya sudah selesai," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (11/4).

Menurutnya, Indonesia bukanlah kerajaan yang akan terus-terusan dipimpin seorang raja dan keluarganya. Politik pencitraan pun seakan tidak ada gunanya lantaran kepemimpinan Jokowi akan berakhir di 2024 mendatang.

"Untuk itu sebaiknya Jokowi saat ini lebih fokus kepada legacy yang akan menjadi kenangan bagi masyarakat Indonesia. Saya kira bukan dengan bagi-bagi jaket, itu bisa (dilakukan oleh) kepala desa," kata Saiful.

Alih-alih mengejar citra positif, Jokowi harusnya memberi warisan yang baik kepada rakyat dan calon pemimpin masa depan, bukan dengan beban utang yang kini makin menggunung.

"Warisan utang yang banyak kurang baik bagi sejarah cerita kepada anak cucu penerus bangsa. Jokowi harus mewariskan hal-hal yang baik, misalnya sistem demokrasi yang lebih terbuka dan berkeadilan bagi semua, sistem politik ekonomi yang terus maju dan berkembang dan lain sebagainya, bukan hanya bagi-bagi jaket," pungkas Saiful. []

Kesehatan

Internasional

Celebrity

Regional

Hukrim

© Copyright 2019 cmbcindonesia.com | All Right Reserved