Channel Media Berita Central Indonesia

Headline

Ekonomi & Bisnis

Politik

Peristiwa

Video

Senin, 28 September 2020

Viral Geng Motor Leluasa Bawa-bawa Celurit dan Samurai di Cibubur

Viral Geng Motor Leluasa Bawa-bawa Celurit dan Samurai di Cibubur
CMBC Indonesia - Viral di media sosial aksi konvoi sekelompok pemuda mengendarai sepeda motor sambil menenteng senjata tajam. Geng motor itu tampak mengendarai sejumlah sepeda motor dengan senjata tajam jenis samurai hingga celurit. Ukuran senjata tajamnya tidak main-main, sangat besar. 

Video viral di media sosial itu salah satunya di-posting akun Instagram @updateinfojakarta.

Dalam unggahannya, akun ini mengatakan kalau peristiwa itu terjadi di Jalan Alternatif Cibubur, Jakarta Timur. Tampak mereka santai menenteng senjata tajam sambil berkendara. Sementara, saat itu tidak tampak ada petugas di lapangan yang menindak aksi mereka.

Menanggapi viralnya video itu, kepolisian mengaku tengah menyelidikinya.

"(Sedang) dalam penyelidikan. Saat ini kami melakukan patroli di tempat-tempat dan jalan-jalan yang rawan terjadi kriminalitas," kata Wakapolres Metro Jakarta Timur, Ajun Komisaris Besar Polisi Stefanus Tamuntuan kepada wartawan, Senin, 28 September 2020.

Stefanus menegaskan pihaknya akan memburu para pemuda yang ada dalam video viral itu. Pihaknya bahkan tak segan menindak tegas mereka atas kelakukannya yang dipastikan membuat resah warga

"Apabila kami menemukan pelaku seperti itu kami akan tindak tegas," kata Stefanus.

Bukan cuma membawa-bawa senjata tajam berukuran besar, para begundal jalanan itu dengan santainya melanggar lalu lintas. Satu sepeda motor ada yang ditumpangi hingga tiga orang. Tak satu pun dari mereka mengenakan helm dan masker.


[viva]

BIN Jelaskan Fenomena Tes Swab COVID-19 Positif Jadi Negatif

BIN Jelaskan Fenomena Tes Swab COVID-19 Positif Jadi Negatif
CMBC Indonesia - Deputi VII Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Hari Purwanto angkat bicara terkait pertanyaan akurasi hasil tes usap atau swab test COVID-19 yang dilakukan lembaganya selama ini. Dalam melakukan proses uji spesimen, lanjut dia, laboratorium BIN menggunakan dua jenis mesin reverse transcriptase polymerase chain reaction (RT PCR).

“Yaitu, jenis Qiagen dari Jerman dan jenis Thermo Scientific dari Amerika Serikat dan memiliki sertifikat Lab BSL-2 yang telah didesain mengikuti standar protokol laboratorium, telah dilakukan proses sertifikasi oleh lembaga sertifikasi internasional, World Bio Haztec (Singapura),” kata Wawan melalui keterangan tertulis, Senin 28 September 2020.

Baca juga: Innalillahi, Dirjen KKP Aryo Hanggono Meninggal Diduga Akibat COVID-19

BIN, lanjut dia, telah melakukan kerja sama dengan Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman untuk standar hasil. Sehingga layak digunakan untuk analisis RT-PCR yang sesuai standar. 

“BIN menerapkan ambang batas standar hasil PCR tes yang lebih tinggi dibandingkan institusi atau lembaga lain yang tercermin dari nilai CT qPCR (ambang batas bawah 35, namun untuk mencegah OTG lolos screening maka BIN menaikkan 40). Termasuk melakukan uji validasi melalui triangulasi tiga jenis gen yaitu RNP/IC, N DAN ORF1ab,” paparnya.

Wawan menambahkan, dewan analis strategis Medical Intelligence BIN, termasuk jaringan intelijen WHO menjelaskan fenomena hasil tes swab positif menjadi negatif bukan hal yang baru, dan dapat disebabkan oleh: 

1.    RNA/protein yang tersisa (jasad renik virus) sudah sangat sedikit bahkan mendekati hilang sehingga tak lagi terdeteksi. Apalagi subjek tanpa gejala klinis dan dites pada hari yang berbeda. OTG/asimptomatik yang mendekati sembuh berpotensi memiliki fenomena tersebut.

2.    Terjadi bias pre-analitik yaitu pengambilan sampel dilakukan oleh dua orang berbeda dengan kualitas pelatihan berbeda dan SOP berbeda pada laboratorium yang berbeda, sehingga sampel swab sel yang berisi virus COVID tidak terambil dan terkontaminasi.

3.    Sensitivitas reagen dapat berbeda terutama bagi pasien yang nilai CQ/CTnya sudah mendekati 40. Dalam kaitan ini, BIN mengaku menggunakan reagen Perkin Elmer dari Amerika, A-Star Fortitude dari Singapura, dan Wuhan Easy Diag dari China. Reagen ini lebih tinggi standar dan sensitivitas terhadap strain COVID-19 dibandingkan merek lain seperti Genolution dari Korea atau Liferiver dari China yang digunakan beberapa rumah sakit.

“BIN menjamin kondisi peralatan, metode, dan test kit yang digunakan adalah gold standard dalam pengujian sample COVID-19. Kasus false positif dan false negatif sendiri telah banyak dilaporkan di berbagai negara seperti Amerika Serikat, Chaina dan Swedia,” katanya.[viva]

Bersimbah Darah, Pemotor Tewas Tertimpa Besi Proyek Jalan Layang Cakung

Bersimbah Darah, Pemotor Tewas Tertimpa Besi Proyek Jalan Layang Cakung
CMBC Indonesia - Pemotor tewas tertimpa besi proyek jalan layang Cakung di Jalan Raya Bekasi - Cakung, Jakarta Timur. Korban itu bernama Saepudin.

Besi yang nemimpa kepala Saepudin berbentuk pipa. Insiden tersebut terekam kamera hingga videonya viral di media sosial.

Salah satunya diunggah oleh akun Instagram @jurnalis169.

Kaposlek Cakung Kompol Satria membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Namun Satria menjelaskan bahwa peristiwa tersebut sebenarnya terjadi pada Sabtu (26/9/2020).

Pemotor tewas tertimpa besi proyek jalan layang Cakung di Jalan Raya Bekasi - Cakung, Jakarta Timur.

Lebih lanjut dia juga menyampaikan bahwa peristiwa tersebut masuk ke wilayah hukum Polsek Kelapa Gading.

"Kejadian hari Sabtu. Piket Polsek Cakung sudah ke TKP akan tetapi masuknya wilayah hukum Polsek Kelapa Gading," kata Satria saat dikonfirmasi, Senin (28/9/2020).

Berdasar keterengan video yang diunggah, disebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (27/9/2020) kemarin sekira pukul 17.00 WIB.

"Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah tertimpa besi yang jatuh dari atas proyek jalan di Jalan Raya Bekasi Cakung Jakarta Timur, Minggu 27 September sekitar jam 17.00 WIB," tulisnya.[sc]

Mundur Usai Ditegur Luhut, dr. Akmal Taher: Ada yang Berusaha Kecilkan Jumlah Kematian Covid, Itu Berbahaya

Mundur Usai Ditegur Luhut, dr. Akmal Taher:  Ada yang Berusaha Kecilkan Jumlah Kematian Covid, Itu Berbahaya

CMBC Indonesia - Mantan Kepala Bidang Kesehatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Prof. Dr. dr. Akmal Taher menyebut ada beberapa pihak yang berupaya untuk mengecilkan angka kasus kematian pasien terinfeksi Virus Corona (Covid-19) di tanah air.

"Jadi memang ada yang berusaha agak mengecilkan jumlah kematian karena Covid-19. Tapi itu kan berbahaya, seakan-akan kita bilang prevalensi seperti itu, menularnya sedikit jadinya," kata Akmal dalam Obrolan Kawal Episode 6 yang disiarkan melalui kanal Youtube CISDI TV, Sabtu (26/9).

Hal itu ia sampaikan guna merespons kabar perubahan definisi kematian di Indonesia yang sempat mencuat beberapa waktu lalu.

Pada Senin (21/9), Staf Ahli Menteri Kesehatan bidang Ekonomi Kesehatan, M. Subuh, menyebut perlunya meredefinisi kasus meninggal Covid-19. Menurutnya, pasien meninggal bisa disebabkan Covid-19 atau penyakit penyerta.

Menurut Akmal, definisi kematian yang digunakan saat ini merupakan artian yang telah sama-sama disepakati berdasarkan kajian epidemiologis dalam menghadapi sebuah pandemi.

"Kita pakai definisi jelas tentang dalam keadaan wabah secara epidemiologis," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Akmal pun meminta agar definisi kematian dan perihal angka kematian akibat Covid-19 tak perlu menjadi sebuah polemik. Sebab, hal itu dapat berimbas pada hoaks.

Akmal pun merespons berbagai 'slentingan' publik seperti angka kematian murni akibat Covid-19 di Indonesia hanya sekitar enam persen saja. Publik menilai ada permainan dalam pemerintah dan sistem kesehatan Indonesia perihal kematian pasien Covid-19 yang berujung pada bisnis.

Ia pun menganalogikan dengan pasien yang memiliki komplikasi penyakit stroke, jantung, dan diabetes. Ketika pasien itu meninggal, lanjutnya, beberapa orang pun bisa menyebutnya meninggal karena diabetes.

"Kalau dia karena imun system-nya rendah kemudian kena Covid-19 dan dia lebih cepat meninggal dibandingkan yang lain, ya kita bisa sebutlah itu penyebab [kematian]-nya Covid-19," kata Akmal.

"Yang tidak boleh adalah dimasukkannya orang Covid OTG (orang tanpa gejala), yang kemudian tabrakan dan meninggal saat mau di bawa ke RS," sambungnya.

Diketahui, Akmal, yang merupakan Guru Besar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu, sudah mengajukan pengunduran diri dari tim kepada Ketua Satgas Covid-19 Doni Munardo pada Kamis (24/9).

Ditegur Luhut

Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan COVID-19 Prof Akmal Taher mengundurkan diri dari jabatannya. Sebelum menyatakan mundur, rupanya Akmal sempat menghadiri rapat bersama Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Juru bicara Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi, mengatakan Luhut selaku Wakil Ketua Komite Kebijakan Pengendalian COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional menggelar rapat bersama Satgas COVID-19 dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Dalam rapat itu, Akmal hadir mewakili Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo.

"Memang waktu itu di rapat Pak Luhut mengingatkan Satgas yang waktu itu diwakili Prof Akmal dan Kemkes yang diwakili oleh salah satu Staf Khusus," kata Jodi saat dihubungi, Minggu (27/9/2020).

Jodi tak menjelaskan apa persisnya yang disampaikan Akmal dalam rapat tersebut sehingga diingatkan oleh Luhut. Menurut Jodi, Luhut mengingatkan Akmal agar setiap kebijakan yang akan diambil harus dikonsultasikan terlebih dahulu.

"Agar sebelum meluncurkan Pedoman Tata Laksana Perawatan Klinis COVID-19 harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan berbagai asosiasi profesi dokter," ungkapnya.

Meski begitu, Jodi menepis anggapan Luhut dan Akmal Taher berselisih. "Saya rasa tidak ada selisih paham," katanya.[]

Kakek yang Kena Razia Punya Istri, Sudah 1 Tahun Berhubungan dengan Mahasiswi

Kakek yang Kena Razia Punya Istri, Sudah 1 Tahun Berhubungan dengan Mahasiswi
CMBC Indonesia - Seorang kakek 58 tahun berjanji menikahi mahasiswi berusia 22 tahun usai terjaring razia di salah satu tempat penginapan di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel). Kakek berinisial SA ini rupanya sudah memiliki istri.

"Kebetulan saat ditanya, 'Bapak punya istri nggak?', katanya punya," kata Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Tangsel Muchsin Al Fachry, ketika dihubungi, Minggu (27/9/2020).

Muchsin menyatakan SA sudah memiliki seorang istri. Namun, kakek 58 tahun itu, sebut Muchsin, tidak tinggal serumah dengan istrinya.

dengan Mahasiswi Kerap Beri Uang Kuliah
"Tapi istrinya beda rumah katanya," ujar Muchsin.

Muchsin membeberkan SA sudah menjalin hubungan dengan mahasiswi berinisial DE (22) itu sejak setahun terakhir. Keduanya diketahui juga bertetangga dan sudah lama saling kenal.

"Dia sudah melakukan hubungan ini sudah 1 tahun, keluarganya tidak tahu," jelas Muchsin.

SA mengaku berjanji hendak menikahi pasangan kencannya tersebut meski terpaut 36 tahun. Satpol PP turut membantu untuk mempertemukan keluarga kedua belah pihak.

Sebelumnya diberitakan, SA terjaring razia Satpol PP saat bersama dengan DE. Satpol PP awalnya menduga kakek dan mahasiswi itu tidak saling kenal. Namun saat ditelusuri lebih jauh ternyata keduanya sudah lama saling kenal.

"Setelah kita lakukan pemeriksaan, handphone-nya kita cek ternyata mereka memang sudah mengenal lama bahkan saya periksa si gadisnya bilang dia kenal dari kecil. Lalu dia sudah melakukan hubungan ini sudah 1 tahun, keluarganya tidak tahu," kata Muchsin.

"Akhirnya saya tanya perempuannya, 'Kamu mau jadi istrinya nggak? Ngapain begini mulu'. (Dijawab) 'Iya bang, nggak apa-apa saya jadi istrinya'. (Saya tanya) 'Tapi dia sudah kakek-kakek lho?'. (Kata dia) 'Nggak apa-apa' katanya, 'dia baik'," imbuh Muchsin.

Pada akhirnya Muchsin mendorong agar si kakek menikahi mahasiswi itu. Persoalan ini pun berlanjut secara kekeluargaan antara si kakek dan mahasiswi tersebut.

"Kakeknya kita tanya juga, 'Pak mau dia jadiin istri?'. (Jawabnya) 'Mau'. Ya sudah akhirnya kita panggil orang tuanya (DE), mereka silakan meneruskan obrolannya di rumah mereka," ujar Muchsin.(dtk)

Sarwo Edhie: Jangan Berikan Leher Kalian Gratis pada PKI

Sarwo Edhie: Jangan Berikan Leher Kalian Gratis pada PKI

CMBC Indonesia -  Setelah menumpas G30S di Jakarta, Pasukan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) bergerak ke Jawa Tengah. Salah satu kota sasaran RPKAD adalah Solo yang saat itu menjadi salah satu basis PKI.

RPKAD mulai memasuki Solo sekitar akhir Oktober 1965. Kedatangan komandan RPKAD Kolonel Sarwo Edhie Wibowo dan pasukannya disambut aksi mogok kerja Serikat Buruh kereta api (SBKA) di Stasiun Solo Balapan.

Mereka hanya duduk-duduk di pinggir rel. Kereta dari Yogyakarta, Semarang, Madiun dan tujuan lain tertahan di Solo.

Kolonel Sarwo pun berdialog dengan para buruh tersebut. Wartawan Senior Hendro Subroto melukiskan peristiwa itu dalam buku 'Perjalanan Seorang Wartawan Perang' yang diterbitkan Pustaka Sinar Harapan.

Sarwo yang berkaca mata hitam berteriak. "Siapa yang mau mogok, berkumpul di sebelah kiri saya."

Hening. Tak ada yang bergerak. Sarwo berteriak lagi. "Siapa yang tidak mau mogok supaya berkumpul di sebelah kanan saya. Saya beri waktu lima menit!"

Ternyata semua pekerja itu berkumpul di sebelah kanan Sarwo. Tak ada satu pun yang berdiri di kiri. "Lho ternyata tidak ada yang mau mogok. Kalau begitu jalankan kereta api," kata Sarwo.

Para pekerja itu bergerak ke pos masing-masing. Mogok kerja berakhir, kereta pun berjalan kembali.

Di Jawa Tengah, pasukan ini juga kerap melakukan show of force. Mereka konvoi keliling kota dengan panser dan puluhan truk pasukan RPKAD. Para prajurit melambai-lambaikan tangan dengan ramah pada masyarakat yang semula takut. Strategi itu berhasil, rakyat menyambut sementara para pendukung G30S mulai ciut.

Sekain konvoi, Sarwo juga berorasi di rapat umum yang dihadiri ribuan massa. Sarwo mencoba menggerakan rakyat agar berani melawan PKI.

"Siapa yang bersedia dipotong lehernya dibayar seribu rupiah?" teriak Sarwo. Massa terdiam.

"Sepuluh ribu rupiah?" Massa masih diam.

"Seratus ribu? Sejuta? Sepuluh juta?" lanjut Sarwo pada massa yang terdiam.

"Jika dibayar Rp 10 juta saja kalian tidak mau dipotong lehernya, jangan berikan leher kalian secara gratis pada PKI. Kalian lawan PKI. Jika kalian takut, ABRI berada di belakang kalian. Jika kalian merasa tidak mampu, ABRI bersedia melatih," kata Sarwo disambut sorak sorai massa.

Ucapan Sarwo Edhie benar-benar dilakukan. RPKAD melatih pemuda-pemuda maupun aktivis ormas antikomunis. Rakyat ikut bangkit melawan PKI.

Merekalah yang kelak menjadi jagal bagi para anggota PKI, atau simpatisan, atau orang yang dituding sebagai PKI. Sejarah kemudian mencatat pembantaian massal terjadi di Jawa Tengah dan sebagian Jawa Timur. Sarwo Edhie mencatat korban tewas tak kurang dari 3 juta orang. []

Jadi Ketua Pertimbangan Karang Taruna, Gibran Tepis Disebut Politis

Jadi Ketua Pertimbangan Karang Taruna, Gibran Tepis Disebut Politis
CMBC Indonesia - Calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, ditunjuk menjadi Ketua Majelis Pertimbangan Pengurus Nasional Karang Taruna di tengah masa Pilkada 2020. Meski demikian, Gibran menepis anggapan yang mengaitkannya dengan politik.
"Nggak ada hubungannya (dengan politik). Wong itu komunikasinya sudah lama," kata Gibran kepada wartawan di sela kegiatannya kampanye virtual, Minggu (27/9/2020).

Selaku majelis pertimbangan, Gibran mengaku akan memberi masukan untuk perubahan dalam organisasi Karang Taruna. Sebagai organisasi anak muda, dia berharap Karang Taruna semakin banyak membuat inovasi.


"Insyaallah saya bisa memberikan sentuhan-sentuhan baru di dalam keluarga besar Karang Taruna ini," kata dia.

Menurutnya, Karang Taruna juga harus berkontribusi kepada masyarakat. Apalagi di saat pandemi COVID-19 saat ini, anak muda harus bergotong royong membantu warga terdampak.

"Di tengah pandemi seperti ini, karang taruna kan usianya sudah 60 tahun, sebagai anak muda yang tergabung dalam Karang Taruna harus bisa berpartisipasi, gotong-royong meringankan warga yang terdampak pandemi," kata dia.

Sementara itu, Calon Wali Kota Solo nomor urut 2, Bagyo Wahyono, juga mengaku tidak mempermasalahkan jika Gibran ditunjuk sebaga Ketua Majelis Pertimbangan Pengurus Nasional Karang Taruna.

"Tidak masalah. Wajar saja kalau Mas Gibran ditunjuk. Beliau kan tokoh masyarakat. Tidak mungkin saya yang ditunjuk, saya kan wong cilik," katanya.

Diberitakan sebelumnya, putra sulung Presiden Jokowi yang juga Cawalkot Solo Gibran Rakabuming didapuk menjadi Ketua Majelis Pertimbangan Pengurus Nasional Karang Taruna. Ketum Karang Taruna Nasional Didik Mukriyanto menyebut kehadiran Gibran tidak ada muatan politik maupun terkait pilkada.

"Karang Taruna ini lembaga independen tidak berafiliasi dengan kepentingan politik mana pun," kata Didik di Hotel Grand Zuri BSD City, Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (26/9).(dtk)

Ramai di Medsos, Polda Metro Jaya Buru Pembalap Liar di Kawasan Senayan

Ramai di Medsos, Polda Metro Jaya Buru Pembalap Liar di Kawasan Senayan
CMBC Indonesia - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memburu para pebalap liar mobil di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, yang tersebar melalui media sosial, beberapa hari lalu.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Sambodo Purnomo Yoga mengatakan, awalnya polisi menindak pelanggaran salah satu pebalap liar berinisial RN pada Jumat (25/9/2020). RN diduga terlibat balapan liar dengan pengendara lain yang videonya tersebar melalui media sosial pada Kamis (17/9).

"Namun RN tidak saling kenal dengan pengendara itu, hanya bertemu pada saat balapan liar," kata Sambodo di Polda Metro Jaya, Jakarta.

Sambodo menyatakan petugas masih mencari identitas pengemudi dan mobil yang terlibat balapan dengan RN. Dari hasil pemeriksaan RN, Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar mengungkapkan video balapan liar RN tersebar pada Jumat (18/9) atau sehari setelah balapan.

"Setelah viral, kita berhasil identifikasi salah satu mobil, mobil Honda Brio warna kuning putih," tutur Fahri.

Selanjutnya, polisi memanggil pemilik kendaraan berinisial NG pada Senin (21/9) dan menginformasikan kendaraan tersebut digunakan anaknya, RN untuk balapan liar di Senayan.

Berdasarkan pengakuan RN, tidak ada taruhan dan tidak ada yang mengibarkan bendera start saat balapan namun bertemu spontan di lokasi kejadian.

"Membunyikan klakson sekali dan saling berbicara (posisi dalam mobil) untuk sepakat
berbalapan," kata Fahri.

Akibat ulahnya, RN dikenakan Pasal 297 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang balapan yang dapat mencelakakan diri sendiri dan orang lain. Ancamannya dipidana kurungan paling lama satu tahun atau denda paling banyak Rp3 juta.[sc]

Daftar 10 Negara Muslim Terkaya di Dunia, Ada Indonesia?

Daftar 10 Negara Muslim Terkaya di Dunia, Ada Indonesia?
CMBC Indonesia - Untuk menjadi pemain penting dalam perekonomian global, suatu negara sangat tergantung pada PDB per kapita yang besar. Mengutip defence Ahad (27/9) dari Yahoo Finance. 

Namun sayangnya, dari 10 negara tersebut, Indonesia tidak masuk daftar. Berikut ini deretan 10 negara yang dikategorikan negara Muslim terkaya versi Yahoo Finance:  

1. Qatar 

Sebagai salah satu negara Teluk dengan populasi 1,7 juta jiwa, Qatar memuncaki negara mayoritas Muslim terkaya di dunia. Hal itu, terbukti dari PDB per kapita yang mencapai lebih dari USD 88,919 atau Rp 1,328 miliar pada 2011 (Rp 14.938/USD). 

Qatar, juga dikenal sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia. Hal itu, didorong dengan adanya peningkatan produksi ekspor gas alam, minyak dan petrokimia yang terus berlangsung.  

Sebagai negara yang dijadwalkan menjadi tuan rumah piala dunia 2022, Pemerintah Qatar juga mulai menjadikannya sebagai tujuan investor. Khususnya untuk menjadikan negara itu sebagai tuan rumah bisnis yang lebih baik dengan memanfaatkan Piala Dunia 2022.

2. Kuwait 

Di urutan kedua, Kuwait dengan populasi 3,5 juta ini, menjadi yang terkaya karena pendapatan PDB per kapitanya mencapai USD 54,654 atau Rp 816 juta pada 2011. Serupa dengan Qatar, Kuwait juga menyimpan cadangan minyak mentah sekitar 104 juta barel. Secara kasar, jumlah itu diperkirakan sekitar 10 persen dari cadangan dunia.  

3. Brunei Darussalam 

Negara Muslim di urutan ketiga terkaya ini, memiliki PDB per kapita sebesar USD 50,506 atau sekitar Rp 754 juta pada 2010. Negara ini, kaya karena ladang minyak dan gas alamnya yang luas. Bahkan, dalam 80 tahun terakhir, perekonomian Brunei didominasi industri minyak dan gas. Selain dari sumber daya hidrogen yang menyumbang lebih dari 90 persen ekspornya atau sekira setengah PDB nya. 

4. Uni Emirat Arab 

UEA di urutan keempat sebagai negara Muslim terkaya, memiliki PDB per kapita hampir USD 48,222 atau sekira Rp 720 juta pada 2011. Sama seperti negara kaya Muslim lainnya, UEA juga memegang peranan penting dalam ekspor minyak bumi dan gas alam.

5. Oman  

Sebagai negara dengan PDB per kapita USD 28,880 atau sekitar Rp 431 juta pada 2011, Oman masih menyimpan cadangan minyak yang sangat melimpah, tak heran jika saat ini negara tersebut berada di peringkat 28 dunia untuk cadangan minyaknya. Sedangkan untuk sumber daya mineral, Oman memiliki tembaga, emas, seng, dan besi.

6. Arab Saudi 

Negara di urutan keenam ini, memiliki PDB per kapita mencapai USD 24,434 atau Rp 364 juta pada 2011. Hingga kini, Arab Saudi diketahui memiliki cadangan minyak terbesar kedua di dunia. Sedangkan minyak dari Saudi diketahui menyumbang lebih dari 95 persen ekspor, jumlah itu nyatanya juga menjadi 70 persen dari pendapatan pemerintah.

7. Bahrain  

Di posisi selanjutnya, Bahrain memiliki PDB per kapita yang mencapai USD 23,690 (Rp 353 juta) pada 2011. Selain Qatar, Bahrain juga dinobatkan sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di wilayah Arab. Bahkan, pada 2008 lalu, negara ini dinobatkan sebagai pusat keuangan dengan pertumbuhan tercepat di dunia oleh Indeks Pusat Keuangan Global Kota London. 

Sektor perbankan dan keuangan Bahrain telah didorong permintaan minyak. Pasalnya, minyak bumi adalah produk yang paling banyak diekspor Bahrain. Selain dari aluminium yang dianggap sebagai produk kedua yang paling banyak diekspor, diikuti oleh keuangan dan bahan konstruksi.

8. Turki  

Di urutan kedelapan, Turki memiliki PDB per kapita sekitar USD 18,885 atau Rp 252 juta pada 2011. Lain dengan negara kaya Muslim lainnya, perekonomian Turki meningkat karena membuka pasarnya melalui reformasi ekonomi dengan mengurangi kontrol pemerintah atas perdagangan dan investasi luar negeri, termasuk privatisasi industri milik publik. 

Bahkan, pariwisata Turki juga mengalami pertumbuhan pesat dan merupakan bagian penting dari perekonomian. Sebagai informasi, sektor utama Turki adalah perbankan, konstruksi, penyulingan minyak, petrokimia dan otomotif. Selain itu, Turki juga merupakan salah satu pembuat kapal terkenal, selain dari China, Jepang dan Korea Selatan, dalam hal jumlah pesanan.

9. Libya  

Libya, sebelum krisis meletus yang menjadikan negara ini terpuruk hingga kini, memiliki PDB per kapita USD 14,100 pada 2011 atau sekitar Rp 210 juta. Sebagai negara yang memiliki PDB per kapita tertinggi di Afrika, Libya juga memiliki cadangan minyak terbesar ke 10 di dunia. Selain dari menempati negara ke-17 dengan produksi minyak bumi tertinggi di dunia.

10. Malaysia 

Malaysia menjadi negara urutan terakhir dalam penerimaan terbesar PDB per kapita negara kaya Muslim, karena mencapai USD 15,589 di tahun 2011 (Rp 232 juta). Ekonomi dari negara ini cenderung pada relatif terbuka.  

Selain itu, Malaysia juga diketahui sebagai pengekspor sumber daya pertanian. Meskipun, sumber daya ekspor yang paling berharga adalah minyak bumi. Negara ini juga menjadi penghasil timah, karet, dan minyak sawit terbesar di dunia. Malaysia tetap menjadi salah satu produsen minyak sawit terbesar di dunia. Infrastruktur di Malaysia, juga dianggap sebagai salah satu yang paling berkembang di Asia.[viva]

Kubu Mantu Jokowi Langgar Protokol di Hari Pertama Kampanye

Kubu Mantu Jokowi Langgar Protokol di Hari Pertama Kampanye

CMBC Indonesia -  Kubu Bobby Nasution-Aulia Rachman mengaku telah melanggar protokol kesehatan dan aturan Pilkada Serentak 2020 di hari pertama masa kampanye, Sabtu (26/9). Pendukung membludak saat acara deklarasi dukungan.

Diketahui, Bobby Nasution adalah menantu Presiden Joko Widodo. Dia bersama Aulia mendapat nomor urut 2 di Pilkada Medan.

Pada acara Deklarasi Dukungan Sedulur Bobby - Aulia di Coffee D'kedan, begitu banyak pendukung yang hadir. Ruangan penuh sesak.

Meski menggunakan masker, namun para pendukung tak terlihat menjaga jarak. Mereka duduk saling berdekatan satu sama lain. Di acara itu juga menampilkan tarian khas Jawa.

"Terima kasih kepada Allah SWT yang telah memberikan kita Rahmat untuk berkumpul di sini dalam kondisi sehat. Ini kalau kita lihat sudah melanggar protap Covid-19 ini," kata Aulia di lokasi acara, Senin (26/9).

Usai acara, Aulia mengaku di hadapan wartawan bahwa protokol kesehatan pencegahan virus corona telah dilanggar. Akan tetapi, dia berdalih Dinas Kesehatan masih kurang memberi sosialisasi kepada masyarakat.

"Kalau kita lihat protokol kesehatan sudah kita anjurkan tadi. Tapi memang animo masyarakat, kita susah. Saya sering menyampaikan, tolong dinas kesehatan itu mengedukasikan tentang Covid ini," katanya.

Di Pilkada Medan, Bobby Nasution-Aulia Rachman mendapat nomor urut 2. Mereka berhadapan dengan pasangan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi. Akhyar adalah calon petahana yang kini masih menjabat Plt Wali Kota Medan. []

Pemindahan 34 ICU Ke RSUI Wujud Pemerintah Belum Mapan Menangani Covid-19

Pemindahan 34 ICU Ke RSUI Wujud Pemerintah Belum Mapan Menangani Covid-19
CMBC Indonesia - Pemindahan fasilitas ICU di Wisma Atlet ke RS Universitas Indonesia (UI) dinilai sebagai wujud ketidakmapanan pemerintah dalam strategi dan kesediaan fasilitas penanganan Covid-19.


Sangat disayangkan kebijakan pemerintah di saat pandemi sudah berlangsung lama, juga dengan paparan terbesar di negara kawasan, tetapi belum juga mapan dalam strategi dan kesediaan fasilitas," ujar Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (27/9).

Menurutnya, hal ini sudah cukup bagi Presiden Joko Widodo untuk turun langsung untuk menangani pandemi Covid-19. Sebab bila melihat jajaran yang ditugaskan belum ammpu menurunkanangka penyebaran Covid-19 di Tanah Air.

Presiden perlu turun langsung dalam kondisi ini, terbukti kelompok kerja yang bentuk, termasuk penugasan khusus pada LBP (Luhut Binsar Panjaitan) belum memunculkan dampak signifikan. Jangan sampai banyaknya kelompok kerja, justru terjadi silang strategi," pungkas Dedi.

Adapun pemindahan fasilitas kesehatan tersebut dilakukan atas instruksi Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto. Sebanyak 34 dari 39 ICU yang ada di Wisma Atlet dipindahkan karena wilayah Depok masuk zona merah Covid-19. (Rmol)


Angka Kematian Covid-19 RI Lebih Tinggi dari Global, Jokowi: Tugas Kita Bersama untuk Menekan

Angka Kematian Covid-19 RI Lebih Tinggi dari Global, Jokowi: Tugas Kita Bersama untuk Menekan

CMBC Indonesia -  Jumlah rata-rata angka kasus kematian Covid-19 di Indonesia masih lebih tinggi dibandingkan rata-rata kasus kematian di tingkat global.

Hal itu disampaikan Presiden RI, Joko Widodo dalam Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, yang digelar virtual, Senin (28/9).

"Kalau kita bandingkan dengan bulan yang lalu, rata-rata kematian di negara kita juga menurun, dari 4,33 persen menjadi 3,77 persen. Meskipun kalau kita bandingkan dengan rata-rata kematian dunia kita masih sedikit lebih tinggi. Karena rata-rata kematian dunia mencapai 3,01 persen," ungkap Jokowi.

Sementara itu, Jokowi menyebut rata-rata angka kasus sembuh di Indonesia hampir mengejar angka rata-rata yang global, yakni 73,76 persen banding 73,85 persen.

Berbeda halnya dengan angka kasus positif aktif yang masih dirawat di rumah sakit. Yaitu rerata kasus positif aktif Indonesia 22,46 persen, lebih rendah dari global yang berada di angka 23,13 persen.

Namun begitu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta Komite Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional untuk berusaha menekan angka kematian.

"Ini menjadi tugas kita bersama untuk menekan lagi agar rata-rata kematian di negara kita bisa terus menurun," demikian Joko Widodo menambahkan. []

Umroh Bakal Dibuka Bertahap, Jamaah Diizinkan Umroh Selama 3 Jam

Umroh Bakal Dibuka Bertahap, Jamaah Diizinkan Umroh Selama 3 Jam
CMBC Indonesia - Pemerintah Arab Saudi akan membuka umroh secara bertahap mulai 4 Oktober mendatang. Dalam rencana itu, para jamaah hanya akan diizinkan melaksanakan umroh selama 3 jam.
Dikutip dari Arab News, akan ada 6.000 jamaah yang akan melaksanakan umroh di fase pertama. Para jamaah akan dibagi menjadi kelompok berisi 1.000 orang yang bisa melaksanakan umroh di waktu yang berbeda-beda.


Adapun, setiap harinya akan ada enam jadwal yang berbeda-beda. Per kelompok pun akan diberi waktu tiga jam untuk melaksanakan umroh dimulai dan diakhiri dari area triase di sekitar Mekkah.

"Tahap pertama dijadwalkan dimulai pada 4 Oktober dan akan dioperasikan melalui aplikasi I'tamarna," tulis informasi tersebut.

Sementara itu, akan tiga fase pembukaan umroh. Fase pertama hanya diperbolehkan bagi orang lokal dan ekspatriat yang tinggal di Arab Saudi.

Fase kedua, jumlah kuota akan ditingkatkan menjadi 15 ribu jamaah pada tanggal 18 Oktober 2020. Terakhir di fase ketiga umroh akan dilaksanakan pada 1 November 2020 dengan kapasitas jamaah sebanyak 20 ribu orang.(dtk)

Seruan Jokowi: RT/RW, Kantor hingga Pesantren Wajib Terapkan Mini Lockdown

Seruan Jokowi: RT/RW, Kantor hingga Pesantren Wajib Terapkan Mini Lockdown
CMBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional untuk menyampaikan kepada Kepala Daerah agar menerapkan intervensi berbasis lokal dalam penanganan Covid-19.

Hal ini dikatakan Jokowi saat memberikan arahan rapat terbatas mendengarkan Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional secara virtual, Senin (28/9/2020).

"Yang berkaitan dengan intervensi berbasis lokal, ini perlu saya sampaikan lagi kepada Komite bahwa intervensi berbasis lokal ini agar disampaikan kepada provinsi, kabupaten, kota," ujar Jokowi.

Menurutnya, pembatasan sosial berskala mikro atau mini lockdown harus dilakukan di tingkat desa, kampung, RT, RW, perkantoran hingga pondok pesantren.

Ia meyakini pembatasan sosial berskala mikro atau mini lockdown akan lebih efektif jika dilakukan secara berulang untuk menekan penyebaran Covid-19.

"Artinya pembatasan berskala mikro, baik ditingkat desa, tingkat kampung, tingkat RT, tingkat RW, atau di kantor atau di pondok pesantren, saya kira itu lebih efektif. mini lockdown yang berulang itu akan lebih efektif," ucap dia.

Penbatasan sosial berskala mikro kata Jokowi dilakukan agar tidak merugikan banyak orang.

"Jangan sampai kita generalisir satu kota atau satu kabupaten atau apalagi satu provinsi, ini akan merugikan banyak orang," katanya.[sc]

Arief Poyuono: Nobar Film G30S/PKI Harus Dilarang Keras Saat Pandemi

Arief Poyuono: Nobar Film G30S/PKI Harus Dilarang Keras Saat Pandemi


CMBC Indonesia - Politikus Partai Gerindra Arief Poyuono menyarankan nonton secara bersama film Pengkhiatanan G30S/PKI dilarang.

Arief menilai, nonton bersama atau nobar film Pengkhiatanan G30S/PKI berpotensi membuat klaster baru Covid-19. Untuk itu, dia menyarankan stasiun televisi tidak menyiarkan fllm tersebut.

"Nobar Film G30SPKI harus dilarang keras disaat pandemic covid karena akan meyebabkan jumlah sebaran virus covid makin meningkat. Bagi stasiun TV yang menyiarkan harus dilarang," tulis Arief menggunakan akun Twitter @bumnbersatu, Sabtu (26/9/2020).

Film G30S/PKI kembali ramai diperbincangkan hingga menuai polemik. Bahkan sebelumnya, mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu ikut menyebarkan seruan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) tentang pengibaran bendera merah putih setengah tiang untuk memperingati peristiwa G30S/PKI.

Selain itu, Said Didu mengajak masyarakat untuk menonton kembali film Pengkhiatanan G30S/PKI pada 29 September.

"Seruan KAMI untuk mengibarkan bendera setengah tiang pada tanggal 30 September dan bendera tiang penuh tanggal 1 Oktober. Jangan lupa nobar film G30S-PKI tanggal 29 September malam di dekat rumah masing-masing," kicau Said Didu menggunakan akun Twitter @msaid_didu, Jumat (25/9/2020).[]

Kesehatan

Internasional

Celebrity

Regional

Hukrim

© Copyright 2019 cmbcindonesia.com | All Right Reserved