Breaking News Internasional Hari Ini - Channel Media Berita Central Indonesia

Sabtu, 05 Januari 2019

Breaking News Internasional Hari Ini

Breaking News Internasional Hari Ini


Berita Terkini - Tidak hanya melek berita dalam negeri saja, kita juga harus melek akan berita luar negeri. Kali ini beritaterkini.co berhasil merangkum breaking news internasional hari ini untuk Anda, berikut ini di antaranya:

Klaim Taiwan bahwa mahasiswa magang Indonesia digaji 10 juta

Pemerintahan Taiwan mengaku bahwa peserta program kuliah magang di Taiwan menerima gaji minimal 23 dollar Taiwan atau setara dengan 10,6 juta rupiah.

Perwakilan Kantor Dagang dan Ekonomi Taiwan di Jakarta, John Chung Chen membantah bahwa mahasiswa asing dalam program kuliah magang dieksploitasi oleh kampus – kampus yang ada di Taiwan dengan mempekerjakan mahasiswanya melebihi jam kerja.

Chen juga menambahkan bahwa program ini dibentuk untuk mahasiswa yang ingin mendapatkan pengalaman kerja, bukan pendidikan. Bahkan, mereka tetap digaji dengan standard upah yang ada di Taiwan.

Berdasarkan aturannya, mahasiswa kuliah magang di Taiwan diharuskan kerja selama 4 hari dalam seminggu, sedangkan 2 hari digunakan untuk belajar di kelas.

Badai tropis di Thailand menewaskan 1 orang

Breaking news internasional kali ini datang dari negara Gajah Putih, Thailand.  Badai tropis pertama yang menerjang Thailand dari 3 dekade ini menewaskan 1 orang. Korban yang tewas dari badai tropis tersebut adalah salah satu awak kapal penangkap ikan, tutur pejabat mitigas bencana. Sedangkan, satu awak kapal dinyatakan menghilangkan dan 4 lainnya dipastikan selamat.

Angin yang membawa serta badai tropis terjadi di Pabuk. Hal tersebut menyebabkan ombak tinggi dan angin kencang terjadi di Teluk Thailand. Di mana, angin kencang tersebut berhembus di Provinsi Nakhin Si Thammarat sehingga menumbangkan banyak pohon dan menimpa pemukiman warga.

Sebelumnya, petugas memperingatkan warga akan adanya angin kencang di 15 provinsi di selatan Thailand. Namun pada Jumat Sore, angin mulai melambat saat akan menuju provinsi Surat Tnani.

Rumor Raja Malaysia yang turun takhta dibantah Mahathir

Mahathir Mohammad, Perdana Menteri Malaysia membantah bahwa Sultan Muhammad V, Raja Malaysia akan turun takhta. Rumor Raja Malaysia yang akan turun takhta ini muncul pada minggu ini, di mana warganet mulai membicarakan akan kemungkinan pergantian kekuasaan monarki. Hingga pada Rabu tangga 2 Januari ada laporan bahwa beberapa petinggi Malaysia mulai membicarakan akan hal monarki ini.

Berita akan kehidupan Raja Malaysia ini memang cukup menarik perhatian masyarakat akhir – akhir ini. Di mana, pada bulan November lalu, beliau dikabarkan menikah dengan mantan ratu kecantikan Miss Moscow 2015. Namun, Perdana Menteri kembali membantah akan hal tersebut dan memang belum ada pernyataan resmi akan pernikahan Raja Malaysia tersebut.

7 anggota polisi tewas akibat pemberontakan Rakhine

Breaking news internasional selanjutnya berasal dari Myanmar, di mana ada tujuh personel kepolisian yang tewas akibat kelompok pemberontak di Rakhine yang menyerang pos keamanan. Khine Thu Kha, juru bicara dari Tentara Arakan mengungkapkan bahwa serang tersebut merupakan serangan balasan dari militer Myanmar yang terjadi pada beberapa pekan terakhir.

Kha juga menambahkan bahwa setidaknya adalah 12 personel keamanan yang ditahan oleh kelompok pemberontak dalam penyerbuan tersebut. Menanggapi adanya serangan ini, Zaw Min Tun, juru bicara militer Myanmar mengatakan bahwa serangan terjadi beberapa menit setelah bendera Nasional Myanmar dikibarkan untuk merayakan hari kemerdekaan Myanmar ke 71 dari Inggris.

Sebenarnya, pertikaian antara militer Myanmar dengan Tentara Arakan sudah terjadi sejak Desember 2018. Hal ini yang mengakibatkan setidaknya 2500 penduduk harus diungsikan.

750 orang ditahan akibat protes perempuan yang masuk ke kuil

Demonstrasi besar – besaran terjadi di negara bagian Kerala guna memprotes dua perempuan yang memasuki kuil Sabarimata, salah satu kuil hindu tersuci di India. Hal ini menyebabkan 750 orang yang ikut dalam demonstrasi tersebut ditahan oleh aparat. Juru bicara kepolisian menambahkan bahwa setidaknya ada 600 orang atau lebih yang ditangkap dan dibawa menuju pusat penahanan.

Demonstrasi besar – besaran ini terjadi akibat ada dua orang perempuan, yakni Kanaka Durga dan Bindu Ammini yang memasuki kuil Sabarimata pada Rabu 2 Januari 2019. Kedua perempuan tersebut merupakan perempuan pertama yang masuk ke dalam kawasan kuil setelah Mahkamah Agung India mencabut larangan bagi wanita setelah datang bulan memasuki kuil tersebut pada September 2018 lalu.

Menurut beberapa kalangan, keputusan dari MA tersebut bertentangan dengan tradisi yang sudah berlaku. Bahkan, Perdana Menteri India menyetujui larangan wanita memasuki kuil sesuai dengan tradisi. Dari kisruh ini, dua perempuan tersebut disembunyikan di tempat saudara mereka agar terhindar dari amuk masa.

Spanyol menjadi negara tujuan imigran

Breaking news internasional kali ini dari Spanyol yang menggantikan Italia sebagai negara sasaran pada imigran yang melintasi Laut Tengah ke Eropa. Setidaknya adalah 150 ribu orang yang memasuki Uni Eropa melalui jalur tidak teratur pada 2018. Angka tersebut merupakan angka terendah dibandingkan dengan lima tahun terakhir, di mana puncaknya terjadi pada tahun 2015.

Kendati demikian, kedatangan imigran menuju Spanyol berlipat ganda menjadi 57 ribu. Hal ini menjadikan rute Maroko menuju Semenjung Iberia menjadi rute teraktif di Eropa. Dengan demikian, menjadikan Spanyol sorotan perihal migrasi.

Sedangkan di Italia jumlah imigran menurun hingga 80%, menjadi 23 ribu saja. Jumlah tersebut merupakan jumlah rendah daripada tahun 2012. Hal ini dikarenakan Italia memberlakukan beberapa peraturan yang membuat imigran tidak bisa datang ke Italia.

Mantan marinir Amerika yang diduga mata – mata Rusia mengajukan banding

Paul Whelan ditangkap oleh pemerintah Rusia karena dituduh sebagai mata – mata. Namun hari ini, kuasa hukum Paul Whelan mengajukan banding pada pengadilan setempat. Menurut Vladimir Zherebenkov, kuasa hukum Paul Whelan bahwa penangkapan Whelan hanyalah sesuatu yang tidak beralasan, berlebihan dan tidak adanya jaminan.

Saat ini Whelan ditahan di penjara Lefortove, Moskow. Penahanan tersebut terjadi sejak tanggal 28 Desember 2018. Menurut keterangan Whelan ditangkap di mana dirinya menginap, yakni Hotel Metropol. Selain itu, aparat mengungkapkan bahwa mereka menyita informasi penting.

Kabarnya, Whelan berada di Rusia untuk bertemu informan yang memberikan daftar karyawan badan rahasia. Setelah kembali ke hotel, Badan Keamanan Rusia menangkapnya. Namun kebenaran informasi ini belum bisa dikonfirmasi.

Ancaman Trump akan tutup pemerintahan Amerika

Breaking news internasional lagi – lagi berasal dari Amerika, di mana presiden AS, Donal Trump mengancam akan menutup pemerintahan. Hal ini berkaitan dengan permintaan Trump yang meminta anggaran untuk membangun tembok di sepanjang perbatasan dengan Meksiko. Namun, permintaan Trump tersebut tidak terpenuhi.

Ancaman ini disampaikan oleh Trump pada beberapa pejabat Partai Demokrat yang merupakan mayoritas Senat di Gedung Putih. Bahkan ancaman Trump tersebut dilanjutkan hingga pemilu selanjutnya. Menurut Trump pembangunan tembok tersebut sangat penting untuk melindungi negara dari arus imigran ilegal dan bahaya terorisme.

Itulah sekiranya breaking news internasional hari ini. Untuk berita Internasional lainnya bisa Anda akses langsung di https://www.beritaterkini.co.




Loading...
loading...

Berita Lainnya

Berita Terkini

© Copyright 2019 cmbcindonesia.com | All Right Reserved