Kisah di Balik Nikah Bareng Ibu dan Tiga Putrinya di Ciamis - Channel Media Berita Central Indonesia

Senin, 02 Maret 2020

Kisah di Balik Nikah Bareng Ibu dan Tiga Putrinya di Ciamis

Kisah di Balik Nikah Bareng Ibu dan Tiga Putrinya di Ciamis

Kisah di Balik Nikah Bareng Ibu dan Tiga Putrinya di Ciamis
CMBC Indonesia - Ibu dan tiga putrinya menggelar resepsi pernikahan bareng di Lapang Bola, Ciamis, Jawa Barat. Ide itu tercetus dari sang Ibu, Eti saat melontarkan guyonan kepada para putrinya saat berkumpul.
Eti membenarkan resepsi pernikahan yang digelar bersama itu berawal dari candaan. Saat berkumpul dengan dua putrinya Tati Suryati dan Tita Sugiarti membahas soal rencana pernikahan. Awalnya yang akan menikah adalah Tita anak keduanya. Namun ternyata anak pertamanya juga berencana menikah.

"Ternyata ini juga (Suparman, suami Eti) gak bisa ditunda lagi katanya ingin tahun ini. Jadi kan tiga pasang. Menurut saya dalam hati tiga itu kurang baik. Jadi ditarik si bungsu (Resi), kebetulan siap juga," kata Eti, Senin (2/3/2020).

Akhirnya, pada bulan Februari semua melaksanakan akad nikah di tanggal yang berbeda. Pasangan Tita (23) dan Iman (21) melangsungkan akad nikah pada 5 Februari 2020. Setelah itu, pada 6 Februari 2020, pasangan Resi (19) dan Udi (24).

Kemudian 9 Februari 2020, Eti (48), yang merupakan Ibu kandung tiga mempelai wanita, menikah dengan Suparman (38). Eti ini janda yang ditinggal meninggal suami sebelumnya. Terakhir, pada 20 Februari 2020, pasangan Tati (25) dengan Irfan (35).

"Resepsi nikah dilaksanakan bersama-sama sekaligus, tanggal 25 Februari di Lapang bola," kata Eti.

Dia mengaku bahagia bisa menggelar resepsi pernikahan bersama tiga putrinya. Ia ingin menjaga kekompakan yang selalu dijaga keluarganya itu.

Sementara itu, Suparman, suami Eti mengaku bahagia dan salut dengan kekompakan yang ditunjukan melalui resepsi nikah bareng ini.

"Kekompakan di keluarga sekarang ini agak jarang. Tapi keluarga kami kompak, sangat bangga dan senang," jelas dia.

Suparman bercerita, awal pertemuannya dengan Eti di Lampung saat berkebun kopi. Ia bertemu hanya sekali dan selanjutnya hanya berkomunikasi lewat media sosial dan aplikasi chating.

"Bertemu sekali, selanjutnya komunikasi di dunia nyawa. Mungkin memang jodoh, tiga tahun berhubungan singkat cerita akhirnya memutuskan menikah," jelasnya.(dtk)




Loading...
loading...

Berita Lainnya

Berita Terkini

© Copyright 2019 cmbcindonesia.com | All Right Reserved