CMBC Indonesia - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud memerintahkan perawatan gratis untuk semua pasien corona. Perintah itu berlaku untuk semua fasilitas kesehatan pemerintah maupun swasta di Arab Saudi.
Dilansir Arabnews, perintah itu disampaikan oleh Menteri Kesehatan Kerajaan Arab Saudi Tawfiq Fawzan Al-Rabiah di Riyadh. Kebijakan itu berlaku untuk warga Arab Saudi, termasuk mereka yang tengah bermasalah dengan peraturan kependudukan setempat.
Presiden Komisi Hak Asasi Manusia Saudi Awwad bin Saleh Al-Awwad yang mengetahui perintah Raja Salman mengapresiasi langkah tersebut.
"Ini mencerminkan pendekatan kemanusiaan dan moral yang diterapkan kerajaan dalam menangani pandemi ini," katanya.
"(Raja) ingin memastikan bahwa pasien menerima perawatan yang diperlukan sesuai dengan standar medis tertinggi tanpa diskriminasi," tambah dia.
Al-Awwad mengatakan, seluruh warga Arab Saudi berhak mendapat fasilitas kesehatan. Apalagi saat negara terkena wabah corona.
"Ini memberikan contoh (baik) dalam hak asasi manusia, baik warga negara atau penduduk, harus menikmati kesehatan dan keselamatan, termasuk yang bermasalah (dengan aturan kependudukan)," ujar dia.
Per Senin (30/3), tercatat jumlah korban tewas akibat corona di Arab Saudi mencapai 1.453 orang. Ada penambahan 8 kematian baru dan 115 pasien sembuh. (kmp)
Dilansir Arabnews, perintah itu disampaikan oleh Menteri Kesehatan Kerajaan Arab Saudi Tawfiq Fawzan Al-Rabiah di Riyadh. Kebijakan itu berlaku untuk warga Arab Saudi, termasuk mereka yang tengah bermasalah dengan peraturan kependudukan setempat.
Presiden Komisi Hak Asasi Manusia Saudi Awwad bin Saleh Al-Awwad yang mengetahui perintah Raja Salman mengapresiasi langkah tersebut.
"Ini mencerminkan pendekatan kemanusiaan dan moral yang diterapkan kerajaan dalam menangani pandemi ini," katanya.
"(Raja) ingin memastikan bahwa pasien menerima perawatan yang diperlukan sesuai dengan standar medis tertinggi tanpa diskriminasi," tambah dia.
Al-Awwad mengatakan, seluruh warga Arab Saudi berhak mendapat fasilitas kesehatan. Apalagi saat negara terkena wabah corona.
"Ini memberikan contoh (baik) dalam hak asasi manusia, baik warga negara atau penduduk, harus menikmati kesehatan dan keselamatan, termasuk yang bermasalah (dengan aturan kependudukan)," ujar dia.
Per Senin (30/3), tercatat jumlah korban tewas akibat corona di Arab Saudi mencapai 1.453 orang. Ada penambahan 8 kematian baru dan 115 pasien sembuh. (kmp)
Loading...
loading...


